Jumat, 09 April 2010

Menyetel Kopling Motor Bebek Honda

Sediakan peralatan sbb:

1. Obeng (-) sedang

2. Kunci Ring 14-17

Langkah penyetelan :

1. Kendorkan Mur pengunci baut stelan kopling dengan kunci ring 14 ke arah kiri hingga kendor

2. Putar baut penyetel kearah kanan (searah jarum jam) hingga terasa ada sentuhan, lalu putar kembali kearah kiri hingga mentok (terasa ada sentuhan) dan berhenti

3. Putar kembali baut penyetel kearah kanan sebanyak 1/4 - 1/8 putaran.

4. Kencangkan Mur pengunci kearah kanan hingga baut penyetel terkunci.

Periksa hasil penyetelan dengan cara:

1. Hidupkan mesin

2. Masukkan persnelling pada gigi 1 dan tahan pedal persnelling

3. Putar gas hingga seperempat putaran atau kurang lebih 1000-2000RPM

4. Perhatikan roda belakang, apabila diam atau bebas, artinya penyetelan berhasil, apabila terus berputar, berarti penyetelan belum tepat, maka harus diulang langkah diatas.

Demikian tips penyetelan kopling otomatis untuk semua motor bebek produksi PT. Astra Honda Motor. Semoga bermanfaat!...

Read More



AHM Oil merupakan oli rekomendasi / resmi untuk sepeda motor Honda Anda. Berikut merupakan varian AHM Oil:
AHM Oil-MPX1 4T (Maksimum Protection Expert)
MPX 1 : 10W-30SJ JASO MA [4T]
Diformulasikan khusus oleh Honda R&D Japan untuk teknologi mesin sepeda motor Honda tipe kopling basah.

AHM Oil-MPX2 4AT (Maksimum Protection Expert)

MPX 2 : 10W-30SJ JASO MB [4AT]
Diformulasikan khusus oleh Honda R&D Japan untuk teknologi mesin sepeda motor Honda tipe kopling sentrifugal tipe kering

Keunggulan menggunakan AHM Oil:

* Menghemat konsumsi bahan bakar
Dengan tingkat kekentalan lebih rendah (10W-30) akan mengoptimalkan kinerja mesin sehingga akan mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 8% dibanding 20W-40 (berdasarkan data tes Honda R&D Japan)

* Menghemat biaya perawatan
Formulasi yang tepat untuk sepeda motor Honda akan memeperpanjang periode penggantian dua kali lebih lama dari sebelumnya (s.d. 4000 km) yang pada akhirnya akan semakin menghemat biaya perawatan sepeda motor Honda
* Memaksimalkan kinerja mesin
Dengan tingkat kekentalan yang tepat (10W-30), AHM Oil mampu melumasi bagian tersempit sekaligus menjaga kestabilan gesekan antar komponen di dalam mesin sehingga dapat memaksimalkan kinerja mesin sepeda motor Honda
* Ramah lingkungan
Dengan periode penggantian yang lebih lama dan berkurangnya konsumsi bahan bakar serta rendahnya gas buang (CO2) yang dihasilkan akan mengurangi pencemaran udara dan pemanasan global yang ditimbulkan.

Read More

Plastic Parts



Melalui suatu penelitian serta proses yang mutakhir, hingga dapat menghasilkan produk yang presisi, Honda Plastic Part dibuat dengan bahan khusus yang tahan akan segala cuaca serta material cat yang digunakan berkualitas tinggi, telah melewati serangkaian pengujian di laboratorium. Test seperti Hardness, Glossiness, Impact, Adhesive, Salt spray test, Chipping test, Delta E dan lain-lain.

Metarial cat yang digunakan lebih ramah lingkungan (environmental friendly), karena tidak mengandung bahan berbahaya seperti : Timbal, Cadmium, Chrome dan Mercury.

Tips Perawatan :

* Pada saat membersihkan permukaan Plastic Part, lakukan pembersihan awal dengan menghilangkan kotoran terlebih dahulu dengan air, gunakan alat lap yang lembut untuk menghindari baret.
* Untuk mengatasi jamur yang timbul di permukaan cat dapat melakukan poolishing, namun gunakanlah poolishing material yang tepat.

Read More

Awali Kiprah di Pasar Skutik 2010



Mengawali tahun 2010 PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan Honda BeAT dengan tampilan baru untuk menjawab keinginan konsumen terhadap model skutik yang berpenampilan modern dan trendi.

New BeAT ini mengawali kiprah Honda di segmen skutik domestik dengan modal perubahan tampilan pada bagian front fender yang lebih tinggi ini dibandingkan dengan model sebelumnya. Perubahan ini membuat skutik idaman anak muda ini mampu memberikan kesan yang lebih modern tapi tetap trendi. Direktur Pemasaran PT AHM Julius Aslan mengatakan skutik merupakan tipe sepeda motor yang memiliki pertumbuhan permintaan sangat pesat di Indonesia dibandingkan dengan model sepeda motor lain. Hal ini terjadi karena karakter sepeda motor skutik yang relatif praktis dan nyaman dikendarai.

Remaja dan mereka yang berusia muda merupakan salah satu kelompok yang memiliki minat besar terhadap model skutik. Karena itu, AHM di awal tahun ini memperkenalkan New BeAT yang diharapkan mampu memberikan kesan lebih modern dan trendi kepada penggunanya, terutama kalangan remaja.

”Kami berharap tampilan baru BeAT ini akan membuat remaja atau anak muda penggunanya lebih percaya diri karena motornya tampil trendi dan modern,” ujarnya.
Pada awal tahun ini, AHM tidak hanya memperkenalkan BeAT berpenampilan baru tapi juga merilis varian BeAT berpelek jari-jari (spoke wheel) melengkapi varian lama yang menggunakan tipe pelek racing (casting wheel).

Julius menyatakan kehadiran varian BeAT peleg jari-jari ini diharapkan dapat menambahkan pilihan lain bagi pecinta Honda BeAT yang selama ini dikenal sebagai model skutik trendi dan hemat bahan bakar.

”Honda BeAT tampilan baru versi spoke wheel maupun casting wheel akan secara resmi dipasarkan di jaringan diler Honda mulai bulan depan,” ungkapnya. Varian baru Honda BeAT berpelek jari-jari ini dipasarkan dengan harga Rp 12.000.000,- (OTR DKI Jakarta) sedangkan harga untuk tipe pelek racing (casting wheel) sebesar Rp 12.500.000,- (OTR DKI Jakarta). AHM tetap memasarkan Honda BeAT dengan varian warna sebelumnya, yaitu Pop Pink, Electro Red, Techno White, Hard Rock Black, dan Jazz Blue.

Di segmen skutik pasar motor domestik, sepanjang tahun 2009 AHM mencatat angka penjualan sebesar 861.737 unit atau melonjak sekitar 62% dibandingkan dengan penjualan tahun 2008 yang hanya 530.633 unit. Kontribusi skutik melambung dari hanya 18,5% pada tahun 2008 menjadi 32% pada tahun lalu.

Honda di pasar skutik dikenal sebagai produsen yang mengedepankan prinsip safety. Semua model skutik Honda yang dipasarkan di Indonesia seperti BeAT, Vario, dan Vario Techno, sudah dilengkapi dengan fitur parking brake system dan side stand switch yang membuat mesin tidak dapat dinyalakan saat standar samping diturunkan.

Khusus model BeAT, penjualannya terus meningkat sejak awal tahun yang berada di kisaran 24.000 unit per bulan hingga akhirnya pada penghujung tahun penjualannya melonjak hingga hampir 50.000 unit. Total penjualan skutik bermesin 110 cc ini sepanjang tahun lalu tercatat 432.726 unit.

Secara keseluruhan, berdasarkan data resmi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), AHM berhasil melanjutkan kepemimpinannya di pasar kendaraan roda dua 2009 dengan angka penjualan 2.701.278 unit atau 46,2% terhadap total pasar motor lndonesia yang mencapai 5.851.962 unit.

Read More

Riding Posture



Dalam melakukan teknik ngerem, bukan semata fokus pada bagaimana menarik tuas rem. Penting juga diperhatikan postur berkendara alias riding posture. Riding posture berfungsi menjaga keseimbangan dan kenyamanan dalam berkendara. Dengan Riding Posture yang benar membuat pengereman sepeda motor ngepot, begitu juga saat melakukan manuver atau berbelok.

Menurut chief instruktur safety riding PT AHM, Anggono Iriawan, ada 7 (tujuh) riding posture yang mesti diketahui. Yakni; 1. Mata, 2. Pundak, 3. Siku, 4. Tangan, 5. Pinggul, 6. Lutut, 7. Kaki.

Masing-masing memiliki fungsi sendiri. Mata, fungsinya untuk melihat. ”Pandangan mesti jauh. Agar jarak pandang lebih luas. Juga memudahkan dalam antisipasi jika ada obyek lainnya yang mengganggu” jelas Anggono.

Dalam berkendara, sebaiknya, pundak dibikin rileks. Jangan tegang karena itu akan membuat kenyamanan berkendara akan berkurang. Ujung-ujungnya, badan jadi gampang letih alias capek deh!

Bukan cuma itu, Sudut siku yang lurus juga bisa bikin susah pengendara dalam melakukan manuver. Gerak setang ke kiri dan kanan pun akan terlihat kaku.

Tapi begitunya, posisi siku juga jangan lurus. “Sudut siku idealnya 120 derajat, dengan begitu, pegangan tangan ke setang jauh lebih kuat. Dan tentunya juga, tidak membuat badan jadi gampang pegal,” tambah instruktur yang pernah ikut kursus safety riding di Jepang ini.

Jari tangan memegang bagian tengah dari grip, dengan demikian akan memudahkan pengendara mengoperasikan handel gas, rem, kopling, sakelar dan switch lainnya.

Posisi duduk ikut berpengaruh terhadap pinggul. Duduk terlalu jauh dari setang tidak baik. Begitu pula kalau terlalu dekat. Pada motor tipe sport, posisi lutut idealnya mengempit tangki. ”Saat cornering alias berbelok, posisi begini akan memudahkan,” beber AIR panggilan akrabnya. Pijakan rem dan perseneling harus tegak lurus dengan kaki. Ini untuk antisipasi, ketika terjadi pengereman mendadak. Dengan begitu pengendara bisa langsung injak tuas. Silahkan mencoba...

Read More

Biar Aman Berboncengan!!!



Buat Sobat yang suka ngeboncengin teman, info “safety riding” kali ini penting nih. Bahkan, yang hobi nebeng juga harus tau lho..

Buat pengendara dan penumpang!
1. Jangan lupa pake helm, jaket, sarung tangan, celana panjang & sepatu ya!
2. Sadar dengan tanggung jawab keselamatan selama berboncengan. Ingeet, hindari nyelap-nyelip di jalan Sobat!
3. Uiiitss, berdoa penting lho supaya bisa ngejaga emosi

Khusus buat pengendara!
1. Harus orang yang benar-benar mampu berkendara berboncengan. Nah, buat Sobat yang baru belajar mengendarai motor lebih baik hindari dulu menggonceng adik atau teman…
2. Motor kamu harus ada pijakan kaki atau kelengkapan lainnya..
3. Perhatikan tekanan angin ban dan suspensinya. Kalo bisa, hindari bawa penumpang yang melebihi batas berat motor kamu yaa...
4. Kalau terpaksa harus mendahului kendaraan lain, perhatikan waktu, area & kemampuan motormu
5. Yang paling penting; lakukan pengereman lebih dini karena pada kondisi berboncengan jarak pengereman menjadi lebih jauh & lebih labil.

Jangan salah, buat yang ”diboncengin” juga ada aturannya lho… Pegang pinggang pengendara dan lutut menjepit ringan agar dapat mengikuti gerakan pengendara sehingga memudahkan pengendaraan. Ikuti gerakan teman yang mengendarai motor, termasuk saat menikung, sehingga pengendalian akan lebih mudah. Ingat berboncengan tidak lebih dari 1 orang…Tetap berkendara dengan aman ya..!!

Read More